Violet Evergarden: Eternity and the Auto Memories Doll (2019), Sedih Banget!

Violet Evergarden: Eternity and the Auto Memories Doll (2019), Sedih Banget! post thumbnail image

Violet Evergarden adalah sebuah seri novel mudah Jepang yang ditulis oleh Kana Akatsuki dan diilustrasikan oleh Akiko Takase. Seri ini memenangkan penghargaan utama untuk kategori novel dalam Penghargaan Kyoto Animation kelima pada th. 2014, menjadikannya karya pertama yang berhasil memenangkan penghargaan utama dalam tidak benar satu berasal dari tiga kategori (novel, skenario, dan manga).

Kyoto Animation menerbitkan novel mudah volume pertama pada tanggal 25 Desember 2015, di bawah subdivisi penerbitan KA Esuma Bunko milik mereka. Sebuah adaptasi serial anime berjumlah 13 episode yang diproduksi oleh Kyoto Animation ditayangkan sejak bulan Januari sampai April 2018 bersama dengan lebih dari satu pemutaran perdana yang dimajukan pada th. 2017. Sebuah episode animasi video asli dirilis pada bulan Juli 2018, sedangkan film animenya dijadwalkan untuk tayang perdana pada bulan Januari 2020.

Sinopsis Singkat Anime Violet Evergarden: Eternity plus the Auto Memories Doll (2019)

Anime Violet Evergarden: Eternity and the Auto Memories Doll

Berlatar era Victorian dengan mencampurkan kemajuan teknologi yang sudah sangat pesat seperti sekarang ini yang bahkan mampu menghadirkan permainan judi berupa sbobet88 casino. Menceritakan berkenaan seorang gadis muda bernama Violet yang dikenal sebagai senjata sepanjang berada di medan perang. Kini gadis itu telah ulang pulang berasal dari peperangan. Dirinya mengambil keputusan untuk mengawali kehidupan baru dan meninggalkan dunia lamanya itu. Namun pasca pulang berasal dari medan perang, Violet miliki trauma atas peristiwa itu.

Dirinya kemudian dipekerjakan pada anggota surat sebagai penulis surat bagi orang lain yang tak sanggup menulis dan membaca atau perlihatkan perasaan pada orang yang mereka cintai. Selain itu ia juga diminta untuk mengawasi seorang putri bangsawan bernama Isabella York. Sebagai bangsawan Isabella hidup terkekang dan banyak peraturan yang membuatnya tidak nyaman. Meski awalannya Isabella tidak menyukai Violet yang muncul bebas tapi perlahan keduanya menjalin persahabatan dan saling mempelajari kehidupan mereka masing-masing.

Review Dari Hasil Akhir Anime Violet Evergarden

Film ini bukanlah sebuah film yang berat untuk ditonton, lebih-lebih film ini amat mudah tapi tetap miliki kompleksitas. Mengapa demikian? Setiap jalan cerita dikemas rapi. Kita sanggup melihat bagaimana jalan cerita ini lengkap bersama dengan rangkaian campuran yang menyebabkan kami paham bagaimana kisah tiap sifat dan juga plot yang tidak amat mengada-ada. Bisa dibilang juga, film ini tidaklah semegah anime That Time I Got Reincarnated as a Slime yang amat powerfull.

Film ini tetap mewah bersama dengan model Kyoto Animation. Iringan musik yang mudah dan mengatur cerita, latar victorian yang tidak asal gambar daftar situs judi slot online terpercaya dan mengikuti penggambaran era pertengahan Eropa. Karakter-karakter yang ditampilkan sanggup menyebabkan drama yang amat sanggup menyentuh penonton, juga sanggup dibuat menangis berasal dari awal sampai akhir film.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *